Hi, Junior Student! Welcome to the mathematics zone! Find everything that you need about Math. Happy Studying!!!

Kamis, 16 Mei 2013

MELUKIS GARIS-GARIS ISTIMEWA PADA SEGITIGA


Pada bagian ini kalian akan mempelajari mengenai cara  melukis garis-garis istimewa yang terdapat pada sebuah segitiga. Ada empat garis istimewa yang terdapat pada suatu segitiga,
yaitu garis tinggi, garis bagi, garis sumbu, dan garis berat.

1. GARIS TINGGI  (ALTITUDE LINE)
Garis tinggi segitiga selalu tegak lurus pada alasnya. Jadi, ada tiga garis tinggi pada suatu segitiga.






Misalkan kita akan melukis garis tinggi PQR di titik Q.
Langkah-langkahnya sebagai berikut.
a. Lukislah busur lingkaran dari titik Q sehingga memotong P di titik A dan B.
b. Dari titik A dan B, masing-masing lukislah busur lingkaran dengan jari-jari yang sama sehingga berpotongan di titik C.
c. Hubungkan titik Q dan titik C sehingga memotong PR di titik S. Garis QS adalah garis tinggi sisi PR.


 2. GARIS BAGI (BISECTOR LINE)







Diketahui sudut KLM siku-siku di K. Langkah-langkah untuk melukis garis bagi sudut L pada segitiga  KLM sebagai berikut.
a. Lukislah busur lingkaran dari titik L sehingga memotong KL di titik A dan LM di titik B.
b. Dari titik A dan B, masing-masing lukislah busur lingkaran dengan jari-jari yang sama sehingga saling berpotongan di titik C.
c. Hubungkan titik L dan titik C sehingga memotong KM di titik D. LD adalah garis bagi sudut L.


3. GARIS SUMBU







Langkah-langkah melukis garis sumbu sisi LM sebagai berikut.
a. Lukislah busur lingkaran dari titik L dengan jari-jari lebih dari ½  LM.
b. Kemudian dengan jari-jari yang sama lukislah busur lingkaran dari titik M, sehingga memotong busur pertama di titik P dan Q.
c. Hubungkan titik P dan Q, sehingga terbentuk garis PQ. Garis PQ merupakan garis sumbu pada sisi LM.

 4. GARIS BERAT









Misalkan diketahui sudut  DEF sebarang seperti pada gambar di samping. Langkah-langkah untuk melukis garis berat sudut  F sebagai berikut.
a. Lukislah garis sumbu pada sisi DE sehingga memotong DE di titik G.
b. Hubungkan titik F dan titik G. Garis FG adalah garis berat  sudut  F.



2 komentar:

Anonim mengatakan...

makasih ya ^_^

Anonim mengatakan...

makasih